Gaya Anak Muda Meneladani Perilaku Rasulullah

Maulid

Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak berdzikir kepada Allah.” (Al-Ahzab: 21)

Dengan bertemakan “Gaya anak muda meneladani perilaku Rasulullah”, pada senin 16 Januari 2017 lalu telah diselenggarakan peringata Maulid Nabi Muhammad saw di SMAN 28. Acara ini dihadiri oleh seluruh siswa dari kelas X sampai kelas XII dan berlangsung dari ba’da zhuhur hingga ashar. Perayaan mauled dimulai dengan pembacaan rawi mauled Simthudduror terlebih dahulu dari tim hadrah. Setelah itu tausiyah disampaikan oleh Ust. Azhari Nasution. Disampaikan oleh beliau bahwa rasulullah saw mewasiatkan kita untuk menjaga empat hal yaitu, akal, agama, rasa malu, dan amal sholih.

Akal adalah pembeda paling utama antara manusia dengan binatang. Dengan akal manusia seharusnya dapat menjaga dirinya dan menundukkan hawa nafsunya. Jika akal sudah tidak dipergunakan maka manusia pun akan sama bahkan lebih rendah dari binatang. Saat ini manusia menggunakan akalnya untuk membuat hukum yang dituangkan dalam bentuk konstitusi. Namun hukum konstitusi menjadi lebih tinggi disbanding hukum agama. Seharusnya akal yang benar adalah yang menuntun kita kepada penghambaan diri terhadap Allah.

Yang ke dua yaitu, agama. Ummat islam saat ini lebih cinta dan bangga dengan atribut agama lain dibandingkan dengan agamanya sendiri. Padahal karena alasan modernisasi, globalisasi, dan mengikuti tradisi agama lain akan dapat membuat kita menjadi bermaksiat atau bahkan menghilangkan tauhid kita kepada Allah. Kita lihat nanti, 14 Februari mendatang ummat islam akan berramai-ramai mengikuti apa yang mereka sebut dengan “Valentines Day” atau hari kasih sayang. Pada hari itu banyak perzinaan dan maksiat yang terjadi karena ummat islam mengikuti tradisi yang bukan ajaran dari Rasulullah saw.

Yang ke tiga adalah rasa malu. Rasa malu harus ada pada setiap orang beriman. Rasulullah merupakan orang yang sangat pemalu. Bahkan ketika betis beliau tersingkap didepan salah satu sahabat, beliau langsung bergegas untuk menutupinya. Beliau juga orang yang sangat santun dalam bertata karma. Dengan maraknya teknologi saat ini rasa malu mulai terkikis. Pemuda-pemudi tidak malu untuk mengupload hal-hal yang seharusnya merupakan privasi dirinya.

Yang ke empat adalah amal sholeh. Dengan memperbanyak amal sholih kita akan melindungi diri kita dari melakukan dosa. Karena diri kita sedang sibuk mengerjakan amal sholih. Kita juga berharap agar dengan amal sholih ini akan mengantarkan kepada ridho Allah. Saat ini juga telah beredar LKS LKS Agama di sekolah-sekolah yang isinya ternyata malah menjauhkan kita dari agama. Kita harus berhati-hati. Kita harus senantiasa mengikuti Sunnah Rasulullah dan berpegangan teguh kepada Al Qur’an

Share artikel ini yuk 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *