memoar

Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 4-END)

Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 4-END) Penulis: Floweria (angkatan 2007)     BAB IV Putihkan Kertas Yang Telah Ternoda   Sekolah sedang ramai karena sudah jam pulang sekolah. Aku dan Pemimpin langsung menuju ke warung pojok, tempat anak-anak AWP biasa nongkrong. Saat aku dan Pemimpin datang, kami langsung disambut dengan tepukan tangan. “Bos Besar Read more about Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 4-END)[…]

memoar

Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 3)

Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 3) Penulis: Floweria (angkatan 2007)     BAB III  Dan Penyesalan Itu Pun Terlontar   Aku dan Pemimpin memutuskan untuk tidak masuk sekolah hari ini. Kami berdua akan menyelesaikan masalah ini sampai tuntas. Aku lihat Pemimpin telah menungguku di tempat kami janjian untuk pergi ke rumah sakit. Saat itu Read more about Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 3)[…]

memoar

Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 2)

Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 2) Penulis: Floweria (angkatan 2007)     BAB II Hidayah dari Sebilah Pisau   Anak itu mendapat pertolongan medis dengan cepat. Sekarang ia sudah berbaring di atas tempat tidur setelah dokter berhasil menjahit perutnya, 7 jahitan yang cukup panjang! “Pendarahan yang lumayan dalam.” ucap Dokter Hasan, nama yang bisa Read more about Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 2)[…]

memoar

Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 1)

Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 1) Penulis: Floweria (angkatan 2007)     BAB I Jeritan Di Pengkolan Haji Somat   Ragunan, November 2002   Di sudut kantin suatu sekolah menengah pertama, terlihat segerombolan anak laki-laki yang kurang lebih berjumlah 20 orang sedang berdiri melingkar. Mereka tak peduli ketika puluhan pasang mata memperhatikan mereka takut-takut. Read more about Memoar Pemimpin Dan Bos Besar (Part 1)[…]

mentari

Mentari

MENTARI Penulis: Gita (angkatan 2012) Matahari bersinar terang layaknya lampu yang berada di dalam ruangan yang gelap. Canda dan tawa menghiasi pagi yang dijalani oleh anak-anak sekolah SMA Negeri 28 Jakarta. Satu per satu murid masuk ke dalam sambil bersalaman dengan guru-guru yang berjaga di depan gerbang. Derap kaki dari murid-murid pun semakin kencang saat Read more about Mentari[…]